Program SDMPKS BPDP Tingkatkan Kompetensi Petani Kelapa Sawit, Peserta Antusias Ikuti Setiap Rangkaian Pelatihan

Program SDMPKS BPDP Tingkatkan Kompetensi Petani Kelapa Sawit, Peserta Antusias Ikuti Setiap Rangkaian Pelatihan

ORBITRAYA.COM, Pekanbaru – Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus mendapat sambutan positif dari para petani. Pelatihan Budidaya Teknis Kelapa Sawit yang diikuti oleh 82 petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu menunjukkan antusiasme tinggi sejak hari pertama pelaksanaan hingga rangkaian pembelajaran yang masih berlangsung di Hotel Grand Zuri Pekanbaru.

Program SDMPKS merupakan salah satu bentuk komitmen BPDP dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia perkebunan Indonesia melalui penguatan kompetensi petani. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan teknis yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta mendorong penerapan praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan.

Pelaksanaan pelatihan diawali pada 19 Juli 2026 dengan kedatangan dan registrasi peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu. Memasuki hari-hari berikutnya, peserta mengikuti pembelajaran secara intensif yang dipandu oleh para narasumber dan praktisi berpengalaman di bidang perkebunan kelapa sawit.

Materi yang diberikan meliputi regulasi dan kebijakan lahan mineral, persiapan benih dan bahan tanam, persiapan lahan mineral, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman dan pengendalian gulma, pemupukan pada lahan mineral, serta pengendalian hama dan penyakit tanaman. Seluruh materi disusun secara sistematis agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan oleh petani di kebun masing-masing.

Suasana pembelajaran berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga memanfaatkan setiap sesi diskusi untuk menyampaikan pengalaman, tantangan, dan berbagai persoalan yang dihadapi dalam mengelola perkebunan kelapa sawit. Interaksi tersebut menjadi salah satu kekuatan Program SDMPKS BPDP dalam membangun proses belajar yang partisipatif dan berbasis kebutuhan petani.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi pelatihan. Berbagai pertanyaan disampaikan kepada narasumber mengenai teknik budidaya, strategi pemupukan yang tepat, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga upaya meningkatkan produktivitas kebun secara berkelanjutan.

Salah seorang peserta, Abdul Rahmat Setyawan, menyampaikan bahwa Program SDMPKS BPDP memberikan manfaat yang sangat besar bagi petani.

> "Program ini sangat membantu kami sebagai petani. Materi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi yang kami hadapi di lapangan. Kami memperoleh banyak ilmu baru yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan pengelolaan kebun. Harapan kami, BPDP terus melaksanakan program seperti ini sehingga semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Supriadi, peserta dari Kelas 1. Menurutnya, pelatihan yang difasilitasi BPDP tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan motivasi petani untuk terus belajar dan mengembangkan usaha perkebunan kelapa sawit.

> "Kami merasa sangat beruntung dapat mengikuti Program SDMPKS BPDP. Narasumber menyampaikan materi dengan jelas dan mudah dipahami, sehingga kami semakin memahami teknik budidaya yang benar. Selain itu, kami juga bisa bertukar pengalaman dengan petani dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kami berharap BPDP terus menghadirkan program-program pengembangan SDM seperti ini," ungkap Supriadi.

Selain pembelajaran di dalam kelas, peserta juga dijadwalkan mengikuti studi lapangan ke PTPN Regional IV Unit Sei Pagar sebagai bagian dari penguatan materi. Melalui kegiatan tersebut, peserta akan melihat secara langsung penerapan budidaya teknis kelapa sawit di lingkungan perusahaan sehingga teori yang diperoleh selama pelatihan dapat dipahami secara lebih komprehensif melalui praktik di lapangan.

Pelaksanaan Program SDMPKS ini didukung oleh PT SMATEK Tunas Mandiri sebagai lembaga pelaksana yang memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan. Sinergi antara BPDP, pemerintah daerah, narasumber, dan lembaga pelaksana menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengembangan sumber daya manusia perkebunan yang berkualitas.

Melalui Program SDMPKS, BPDP terus memperkuat perannya dalam menciptakan petani kelapa sawit yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Respons positif yang ditunjukkan para peserta menjadi gambaran bahwa program pengembangan SDM yang berkelanjutan merupakan investasi penting dalam mendukung kemajuan perkebunan kelapa sawit rakyat serta memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen kelapa sawit dunia. **

#Pekanbaru

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index