ORBITRAYA.COM, BOYOLALI – Menyambut Hari Jadi Kabupaten Boyolali ke-179, Bupati Boyolali Agus Irawan memimpin langsung kegiatan Panen Raya Padi di Desa Sangge, Kecamatan Klego, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan diawali di area persawahan Desa Sangge dan dilanjutkan di Balai Desa Sangge bersama para petani, kelompok tani, serta jajaran Forkopimcam.
Kepala Desa Sangge, Mahmudi, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas terselenggaranya panen raya tersebut. Menurutnya, keberadaan sumur dalam telah memberikan dampak besar terhadap peningkatan produktivitas pertanian di desanya.
"Sejak adanya sumur dalam, Alhamdulillah petani Sangge bisa panen tiga kali dalam setahun. Hasilnya melimpah dan kualitasnya bagus. Harapan kami, petani dan masyarakat Desa Sangge dapat hidup lebih baik, makmur, dan sejahtera," ujarnya.
Sementara itu, Camat Klego, Nuryadi, S.Sos., mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Boyolali terhadap sektor pertanian. Ia berharap pembinaan dan dukungan pemerintah dapat dirasakan secara merata di seluruh desa di Kecamatan Klego.
"Kehadiran Bupati menambah semangat dan motivasi para petani. Ini bukan hanya untuk Desa Sangge, tetapi juga bagi 13 desa di Kecamatan Klego. Kami berharap perhatian dan pembinaan dapat diberikan secara merata," katanya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Suyanta, S.P., M.M., menegaskan komitmen pihaknya untuk terus melakukan penyuluhan dan pendampingan teknis kepada petani.
"Kami berkomitmen memberikan pendampingan dari hulu hingga hilir bersama para penyuluh, mitra strategis, dan petani, agar hasil panen terus meningkat dan lebih maksimal," jelasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Agus Irawan menekankan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang kuat dan berkelanjutan.
"Penguatan sektor pertanian membutuhkan ekosistem yang saling mendukung, mulai dari ketersediaan sarana produksi, energi, pembiayaan, pendampingan akademik, hingga kepastian pasar bagi hasil panen petani," tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata kepada petani, Bupati menyerahkan bantuan berupa alat dan sarana pertanian, antara lain rotavator, hand sprayer, benih padi unggul, serta paket sembako bagi masyarakat yang berhak menerima.
"Alat ini dirawat dengan baik dan dimanfaatkan untuk menggarap lahan. Jangan dijual, agar produktivitas petani terus meningkat," pesan Bupati.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan audiensi bersama para petani untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama Bupati, tamu undangan, dan kelompok tani Desa Sangge.
Panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen Kabupaten Boyolali dalam memperkuat sektor pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan di usia yang ke-179.