Tingkatkan Literasi Digital, KUKERTA UNRI Tembilahan Hilir Gelar Talkshow "Saring Sebelum Sharing" di Perpustakaan Aksara

Tingkatkan Literasi Digital, KUKERTA UNRI Tembilahan Hilir Gelar Talkshow

ORBITRAYA.COM, TEMBILAHAN – Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Tembilahan Hilir sukses menyelenggarakan Talkshow Literasi Digital bertajuk "Saring Sebelum Sharing: Bijak Bermedia Sosial, Membangun Etika di Era Modern" pada Jumat (10/7/2026) di Perpustakaan Aksara SMAN 1 Tembilahan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya etika, tanggung jawab, dan pemahaman hukum dalam menggunakan media sosial.

Talkshow menghadirkan Dr. Titin Triana, S.H., M.H. sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau mengajak peserta untuk lebih bijaksana dalam menerima, menyaring, dan menyebarkan informasi di ruang digital. Menurutnya, setiap unggahan di media sosial memiliki konsekuensi moral maupun hukum sehingga pengguna harus mampu berpikir kritis sebelum membagikan suatu informasi.

Ketua Panitia, Aqifatunayla Zaskia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap meningkatnya tantangan di era digital. Ia berharap peserta dapat menerapkan prinsip "Saring Sebelum Sharing" sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif.

Sementara itu, Renol Siregar selaku Ketua Tim KUKERTA Universitas Riau Tembilahan Hilir mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan literasi digital. Menurutnya, edukasi mengenai etika bermedia sosial sangat penting agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Founder RBM JELI PUSTAKA sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi digital di Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran berbagai unsur pendidikan dan komunitas literasi diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Berbagai pertanyaan mengenai etika komunikasi digital, keamanan data pribadi, hingga aspek hukum penggunaan media sosial menjadi pembahasan yang menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, KUKERTA Universitas Riau Tembilahan Hilir berharap masyarakat semakin memahami bahwa media sosial bukan hanya sarana berbagi informasi, tetapi juga ruang publik yang menuntut tanggung jawab, etika, dan kebijaksanaan. Semangat "Saring Sebelum Sharing" diharapkan mampu menjadi kebiasaan positif dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat dan beradab.

#Pendidikan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index