Bersama APH, Lapas Tembilahan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Bersama APH, Lapas Tembilahan Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Wahyu Prasetyo, Bc.IP., S.Sos., M.H., bersama APH saat melaksanakan Razia Gabungan dan tes urine di Lapas Kelas IIA Tembilahan, Selasa, (22/9/26), sumber foto : Humas Lapas.

ORBITRAYA.COM, TEMBILAHAN - Dalam  rangka  deteksi  dini  gangguan  keamanan  dan  keteriban,  Lembaga Pemasyarakatan  (Lapas)  Kelas  IIA  Tembilahan  melaksanakan  kegiatan  razia  gabungan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI dan Polri pada Selasa, 22 September 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan penguatan keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas, khususnya dalam mencegah masuk dan beredarnya barang-barang  yang  dilarang  serta  potensi  gangguan  keamanan  dan  ketertiban  sesuai dengan Edaran direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-61.OT.01.02 Tahun 2026 tentang  Peningkatan  Kewaspadaan  dalam  Rangka  Deteksi  Dini  Pencegahan  Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Lapas/Rutan/LPKA.

Kegiatan dilaksanakan pada pukul 08.10 sampai dengan 10.00 WIB dengan sasaran kamar hunian Blok Meranti, Blok Ulin, Blok Jati, serta Blok Cendana.

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Wahyu Prasetyo, Bc.IP., S.Sos., M.H., selaku pembina apel, kemudian dilanjutkan dengan pembagian personel ke dalam tiga regu untuk melaksanakan pemeriksaan pada kamar hunian. Dalam pelaksanaannya, seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terlebih dahulu dikeluarkan dari kamar hunian dan ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan, kemudian dilakukan pemeriksaan badan serta penggeledahan secara menyeluruh terhadap kamar hunian.

Berdasarkan  hasil  penggeledahan  bersama  TNI,  POLRI  dan  Petugas  Lapas Tembilahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, berupa 13 botol kaca, 8 bilah pisau/gillette, 7 buah paku, 4 unit kipas angin, 2 buah gelas kaca, 2 kabel liar, 3 buah ikat pinggang, dan 2 set kartu remi. Seluruh barang hasil temuan tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku dan dimusnahkan dengan cara dibakar.

Selain pelaksanaan razia, dilakukan pula pemeriksaan urine secara acak terhadap 80 WBP oleh APH dari unsur TNI dan Polri serta pelaksanaan te surin terhadap Petugas Lapas Tembilahan  sebnayak  44  orang.  Berdasarkan  hasil  pemeriksaan,  seluruh  sampel menunjukkan  hasil  negatif  terhadap  parameter  narkotika  yang  diperiksa.

Kegiatan  ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini sekaligus upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan Lapas Kelas IIA Tembilahan. Lapas  Kelas  IIA  Tembilahan  terus  berkomitmen  meningkatkan  pelaksanaan pengamanan melalui deteksi dini, pengawasan secara berkelanjutan, serta sinergi dengan Aparat Penegak Hukum.

Kepala Lapas juga menginstruksikan jajaran untuk menindaklanjuti hasil temuan razia sesuai ketentuan yang berlaku serta terus menjaga sinergitas dengan pihak  terkait  guna  menciptakan  kondisi  Lapas  yang  aman,  tertib,  dan  kondusif.  Seluruh rangkaian kegiatan razia gabungan dan pemeriksaan urine berlangsung dengan aman, tertib, dan  lancar.  Dokumentasi  pelaksanaan  kegiatan  dapat  diakses  melalui  tautan https://tinyurl.com/RAZIA-GABUNGAN.

#LapasTembilahan

Index

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index