ORBITRAYA.COM, DEMAK — Semarak dzikir dan sholawat menghidupkan malam Selasa di Sekretariat Pusat GKN, Bulusari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Majlis Dzikir dan Sholawat ROHMAH dengan sanad yang bersambung hingga Kanjeng Sunan Ampel digelar perdana pada Selasa malam, 11 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus penyegaran spiritual bagi masyarakat Demak. Lebih dari 40 peserta hadir dalam kegiatan tersebut dari target 60 peserta.
Meski digelar pada malam hari dengan suasana yang diterangi cahaya bulan, antusiasme peserta untuk mengikuti dzikir dan sholawat tetap tinggi.
Ijazah Dzikir Sholawat untuk Kemaslahatan Umat
Pemberi ijazah, KH. Ahmad Riyadh Mustoffa, menyampaikan rasa syukurnya dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Demak sekaligus memberikan ijazah Dzikir Sholawat ROHMAH yang sanadnya bersambung hingga Kanjeng Sunan Ampel.
“Alhamdulillah saya bisa hadir di wilayah Demak, bersilaturahmi dengan teman-teman Demak. Alhamdulillah ijazah Dzikir Sholawat ROHMAH sanad Sunan Ampel sudah selesai saya ijazahkan. InsyaAllah membawa kebaikan untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Demak dan untuk Indonesia,” ujar KH. Ahmad Riyadh.
Ia menegaskan bahwa majlis tersebut membawa pesan utama, yakni “Dzikir Menghidupkan Hati, Sholawat Menyelamatkan Negeri. ROHMAH untuk Semesta.”
Akan Digelar Rutin Selapan Sekali
Sekjen GKN, KH. Nurul Muttaqin, SH., I., MH., mengatakan kegiatan tersebut menjadi awal yang baik untuk mengembangkan syiar dzikir dan sholawat di Kabupaten Demak.
“Malam hari ini, tanggal 11 Agustus 2026, telah dilaksanakan kegiatan ijazah sholawat yang sanadnya nyambung sampai Kanjeng Sunan Ampel. Semoga dengan kegiatan ini membawa dampak positif, punya manfaat besar kepada seluruh peserta, mendapatkan hidayah, dan bisa berkembang di Kabupaten Demak,” ungkapnya.
Menurut KH. Nurul Muttaqin, Majlis Dzikir dan Sholawat ROHMAH selanjutnya akan diagendakan secara rutin setiap selapan sekali. Jadwal pelaksanaan berikutnya akan dimusyawarahkan bersama para peserta yang hadir dalam kegiatan perdana tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan perdana ini dihadiri 40 lebih peserta. Sangat luar biasa. Ini pertanda baik bahwa kerinduan masyarakat akan majlis dzikir dan sholawat masih sangat besar,” pungkasnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kedamaian Kabupaten Demak, serta keberkahan bagi seluruh peserta.***